
NewsBrata.com//BITUNG —
Pagi yang penuh makna di Kelurahan Sagerat Weru Dua, Kecamatan Matuari, Jumat (6/11/2026). Lurah Sagerat Weru Dua, Reagan R Rumondor, S.Sos. membuka ruang dialog terbuka bersama para Kepala Lingkungan dan tokoh masyarakat. Bukan sekadar pertemuan biasa.
ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah kelurahan di tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang dirasakan dan dibutuhkan warga.
📋 AGENDA PENTING: PERENCANAAN DAN VALIDASI DATA BANTUAN SOSIAL
Pertemuan ini difokuskan pada dua hal utama yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat:
🔹 Perencanaan Pemberdayaan Masyarakat
Menyusun langkah-langkah nyata pemberdayaan warga agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu mandiri dan berkembang ke depannya. Pembangunan dari bawah, bersama masyarakat.
🔹 Validasi Data Penerima Bantuan Kesejahteraan Sosial
Ini yang paling krusial. Data harus akurat. Mereka yang benar-benar berhak harus terdaftar. Mereka yang sudah mampu dan tidak berhak harus disesuaikan. Tidak boleh ada yang tertinggal, dan tidak boleh ada yang salah alamat, serta memberikan bantuan ini di khususkan untuk usia lanjut ( TDK produktif), penyandang Disabilitas tanpa melihat Desil.

“Bantuan sosial adalah hak warga yang membutuhkan. Maka datanya harus kita jaga ketepatannya bersama-sama. Jangan sampai yang berhak tidak dapat, dan yang tidak berhak justru tercatat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Lurah Reagan R Rumondor saat memimpin pertemuan.
SUARA DARI LAPANGAN, KEPUTUSAN BERSAMA
Kepala Lingkungan dan tokoh masyarakat menyambut baik langkah ini. Mereka yang paling tahu kondisi warga di masing-masing lingkungannya, kini terlibat langsung memverifikasi dan melengkapi data. Ini adalah prinsip dasar pemerintahan yang transparan dan partisipatif: pemerintah bekerja, masyarakat mengawasi dan berkontribusi.
Kata kunci dari pertemuan pagi ini: Transparan, Akurat, Tepat Sasaran.
💙 HARMONISASI MENUJU BITUNG MAJU
Langkah kecil namun bermakna besar ini sejalan dengan semangat pembangunan Kota Bitung secara menyeluruh. Pembangunan tidak dimulai dari kantor pemerintahan saja, tetapi dimulai dari mendengarkan aspirasi di tingkat paling bawah — di kelurahan, di lingkungan, di tengah masyarakat itu sendiri.
“Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, tidak ada yang mustahil. Validasi data yang benar hari ini adalah jaminan kesejahteraan yang adil untuk esok hari. Bersama kita wujudkan Bitung yang Maju, Sagerat Weru Dua yang Sejahtera.”
Semangat kebersamaan inilah yang akan terus dijaga dan diperkuat di setiap langkah pembangunan ke depan. (Fendra)
