8 November 2026

NEWSBRATA COM//TOMOHON –
Inspiratif Putra Tomohon menjadi JENDRAL TNI AU menjadi motivasi generasi muda di Bumi  Nyiur Melambai.
Dari kaki Gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara, lahir seorang anak bangsa yang kini mengemban bintang di pundak sebagai Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara. Dia adalah Marsekal Pertama TNI David Yohan Tamboto, S.Sos. – sosok putra daerah yang perjalanan kariernya menjadi bukti nyata bahwa disiplin, integritas, dan pengabdian tanpa henti akan mengantarkan pada kepercayaan besar negara.

Kabar membanggakan ini menjadi inspirasi tidak hanya bagi masyarakat Tomohon, tapi bagi seluruh generasi muda Nyiur Melambai.
Profil Putra Daerah Berprestasi
Marsma TNI David Yohan Tamboto, S.Sos. lahir di Tomohon, 9 Desember 1974. Sejak muda, jiwa kedirgantaraan dan pengabdian pada bangsa telah tumbuh dalam dirinya. Ia memilih jalan pengabdian sebagai prajurit TNI AU dan berhasil masuk menjadi Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU).

Ia merupakan lulusan AAU Tahun 1996 dari Korps Penerbang – korps elit yang menjadi tulang punggung kekuatan udara Indonesia. Sebagai seorang penerbang tempur, ia ditempa dengan standar disiplin, keberanian, dan profesionalisme tingkat tinggi.
Perjalanan Karier: Tidak Instan, Penuh Tanggung Jawab Strategis

Bintang satu di pundak Marsma David bukan datang tiba-tiba. Ia meniti karier dari bawah, melalui berbagai penugasan operasi dan jabatan strategis yang menguji kepemimpinan dan kemampuannya.

Berikut jejak pengabdiannya:

1. Komandan Lanud Sultan Hasanuddin (2021-2023)
Kepercayaan besar untuk memimpin salah satu pangkalan udara terbesar dan paling vital di Indonesia Timur. Lanud Sultan Hasanuddin di Makassar adalah garda depan pertahanan udara nasional. Di bawah kepemimpinannya, profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit terus terjaga.

2. Asisten Operasi Kaskoopsudnas (2023-2025)
Naik ke level komando operasi nasional. Sebagai Asops Kaskoopsudnas (sekarang Koopsudnas), ia berada di jantung perencanaan dan pengendalian seluruh operasi udara di seluruh wilayah NKRI.

3. Komandan Grup 3 Tempur Koopsau (2025-2026)
Kembali memimpin di satuan tempur. Grup 3 Tempur adalah satuan pemukul utama TNI AU yang mengoperasikan pesawat-pesawat tempur strategis. Jabatan ini hanya dipercayakan kepada penerbang terbaik dengan jam terbang dan leadership mumpuni.

4. Puncak Pengabdian: Kadisminpersau (Oktober 2026)
Pada Oktober 2026, negara kembali memberikan amanah yang lebih besar. Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Udara (Kadisminpersau) – jabatan strategis yang mengelola pembinaan personel TNI AU di seluruh Indonesia. Jabatan yang menuntut ketelitian, integritas, dan visi besar tentang SDM pertahanan udara masa depan.
Dari Tomohon Untuk Indonesia
Kisah Marsma TNI David Yohan Tamboto adalah pesan kuat bagi anak-anak muda Sulawesi Utara.
“Bahwa dari mana kita berasal bukanlah batasan untuk seberapa tinggi kita bisa terbang. Tomohon bukan titik akhir, tapi landasan pacu untuk mengabdi bagi Indonesia,”

Perjalanannya mengajarkan 4 nilai utama: Kerja Keras, Disiplin, Integritas, dan Kesetiaan pada tugas.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, ia bukan sekadar jenderal. Ia adalah bukti bahwa putra daerah mampu bersaing di tingkat nasional, menjaga nama baik daerah, dan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih.

Semoga pengabdian Marsma TNI David Yohan Tamboto, S.Sos. terus menjadi cahaya inspirasi, memotivasi generasi muda Sulut untuk berani bermimpi besar, berprestasi, dan pulang membawa kebanggaan untuk tanah kelahiran.

Torang Bisa! Dari Tomohon, Terbang Tinggi Untuk Indonesia ! (Red)

Bagikan Artikel:
Link artikel berhasil disalin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *